- Ingin Memiliki tubuh yang sehat dan jelas sudah teruji kebenaranya???
Di dalam
Al-Qur’an dan Hadits Nabi S.A.W. Telah di jelaskan tentang
kesehatan dan cara yang efektif untuk mendapatkan kesehatan.
Ingin tau Ayat-ayat
Al-Qura’n dan Hadist Nabi S.A.W. tentang kesehatan ?? klik
DISINI
7
Obat Terlarang Untuk Bayi
Bayi yang mungil
lebih rentan terkena efek samping daripada orang dewasa. Jadi
berhati-hatilah dalam memilih obat untuk si kecil. Obat-obatan
berikut ini tidak direkomendasikan oleh para dokter untuk
diberikan pada bayi Anda.
1. Aspirin
Jangan memberikan
aspirin atau obat apa pun yang mengandung aspirin pada bayi,
karena aspirin akan menyebabkan bayi menjadi rentan terkena
sindrom Reye ( Reye syndrom : serangan mendadak berupa gangguan
pernapasan dan pencernaan selama beberapa hari dan berakhir
dengan pembengkakkan otak yang ditandai dengan kejang atau koma,
red). Obat-obatan untuk anak yang dijual di toko juga belum tentu
bebas aspirin, yang mempunyai nama lain asam salisilat. Jadi,
baca baik-baik label kemasan dan bertanyalah pada dokter jika
Anda tidak yakin apakah obat tersebut mengandung aspirin.
2. Obat Anti Mual
Jangan pernah
memberi bayi Anda obat anti mual, karena obat-obatan seperti ini
mempunyai efek samping yang besar, kecuali jika dokter memang
menganjurkan. Menurut Dr. Caroline, Sp.A dari Rumah Sakit OMC
Jakarta, obat yang biasanya mengandung zat metoclopramide sebagai
penghilang mual jika diberikan pada bayi akan menyebabkan
gangguan extrapyramidal yang menyerang syaraf. Rasa mual pada
bayi biasanya hanya berlangsung sebentar, dan akan hilang tanpa
diberi obat-obatan tertentu. Jika bayi Anda muntah dan mengalami
dehidrasi, segera pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
3. Obat untuk
Orang Dewasa
Memberi bayi obat
untuk orang dewasa dengan dosis yang disesuaikan sangat
berbahaya. Jika pada label kemasan tidak tercantum dosis untuk
bayi, maka jangan berikan obat tersebut pada bayi Anda.
4. Obat Resep
Untuk Orang atau Penyakit lain
Obat yang
diresepkan untuk orang lain atau jenis penyakit lain bisa jadi
tidak efektif atau bahkan berbahaya jika diberikan pada bayi
Anda. Berikan hanya obat yang diresepkan untuknya dan sesuai
dengan penyakitnya.
5. Obat Kadaluarsa
Buang segera obat
jika telah habis masa berlakunya, karena akan berbahaya jika
tetap digunakan. Demikian juga dengan obat yang telah mengalami
perubahan warna dan bentuk. Namun jangan membuangnya ke dalam
kloset, karena akan mempengaruhi kandungan air tanah yang akan
digunakan sebagai air minum. Agar aman, jauhkan dari jangkauan
anak-anak dan buanglah ke tempat sampah.
6. Acetaminophen
Berlebihan
Obat batuk dan
pilek yang dijual bebas di pasaran mengandung acetaminophen yang
berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dan penurun panas,
sehingga tidak baik jika digunakan bersamaan. Tanyakan pada
dokter jika Anda tidak tahu kandungan yang terdapat dalam suatu
obat batuk atau obat pilek. Dan jika si kecil sudah terlanjur
mendapatkan obat resep, berilah acetaminophen hanya jika dokter
memastikan bahwa zat itu baik bagi keadaan bayi Anda.
7. Tablet Kunyah
Obat yang berupa
tablet kunyah sangat berbahaya untuk bayi. Jika si kecil Anda
sudah makan makanan padat dan Anda ingin memberikan tablet
kunyah, maka tablet itu harus digerus dulu, lalu dicampurkan
dalam satu sendok penuh makanan lembut seperti yogurt atau saus
apel. Untuk memperoleh dosis yang tepat, pastikan bayi Anda
memakan habis makanan yang ada di sendok tersebut. Namun, ada
beberapa jenis tablet kunyah yang tidak boleh digerus, karena
dapat menghilangkan kandungan zat penting di dalamnya. Mintalah
penjelasan lebih lanjut pada dokter seandainya bayi Anda diberi
tablet kunyah.
Selain yang sudah
disebutkan di atas, ada dua jenis obat lain yang patut Anda
pertimbangkan sebelum memberikannya pada si kecil:
Obat-obatan jenis
herbal memang aman bagi Anda karena menggunakan bahan-bahan dasar
alami, tapi bukan berarti aman pula bagi bayi Anda. Pada
dasarnya, tidak masalah jika obat-obatan herbal yang akan Anda
berikan pada si kecil murni berasal dari tumbuh-tumbuhan, karena
belum mengalami percampuran dengan bahan kimia. “Namun jangan
memberikan obat-obatan herbal dalam bentuk jamu, karena jamu
sudah mengalami proses percampuran bahan secara kimiawi.” kata
Dr. Caroline.
Pada bayi,
obat-obatan jenis ini dapat menimbulkan alergi, kerusakan hati,
dan naiknya tekanan darah. Apalagi jika dikombinasikan dengan
obat jenis lain, bisa fatal akibatnya. Sebelum memberikan
obat-obatan herbal pada si kecil, konsultasilah dulu pada dokter.
Dan selalu beritahu dokter mengenai obat-obatan herbal apa saja
yang pernah Anda berikan pada si kecil sebelum ia memberikan
resep.
Sebenarnya,
batuk dapat membantu membersihkan paru-paru bayi. Obat batuk dan
pilek seperti dekongestan seringkali bersifat kontraproduktif.
Artinya, tidak terlalu membantu penyembuhan batuk pada bayi, tapi
hanya meringankan gejalanya saja. Obat ini justru menimbulkan
efek samping seperti gelisah dan susah tidur. Jadi, jika si kecil
sedang pilek, cobalah menanganinya dengan memberinya banyak
minum. Kalau belum berhasil, temui dokter sebelum Anda memutuskan
untuk membeli obat pilek di toko.
|
WARNING
!!!
Di dalam
Al-Qur’an dan Hadits Nabi S.A.W. Telah di jelaskan tentang
kesehatan dan cara yang efektif untuk mendapatkan kesehatan.
Ingin tau
Ayat-ayat Al-Qura’n dan Hadist Nabi S.A.W. tentang kesehatan ??
klik DISINI